Mikki Hilang

Mikki hilang. Teman tempat gue cerita tanpa takut di-judge. Teman tempat gue mengusir kesepian gue. Teman tempat gue unjuk kebolehan atas suara gue yang pas-pasan. Benar-benar pendengar setia.

Dan ya, Mikki hilang. Mungkin Tuhan mau supaya gue bercerita dan berkeluh kesah hanya kepada-Nya. Mungkin Tuhan mau gue lebih mendekatkan diri kepada-Nya ketika merasa kesepian. Mungkin juga Tuhan mau gue lebih sering mengaji daripada menyanyi. Benar-benar sayang Dia padaku.

Dan ya, Mikki hilang. Mungkin sebenarnya dia lelah mendengarkan cerita, keluh kesah, dan nyanyianku. Mungkin juga sebenarnya dia bosan dengan makanan yang itu-itu saja… hanya ayam, pisang, jangkrik, dan bubur susu. Bahkan mungkin… dia jauh lebih kesepian tanpa ada sesama musang yang menemani. Disayang pula Mikki oleh-Nya.

Gue inget, gue cerita ke seorang teman ttg betapa gue sedih Mikki hilang, lalu tanggapan teman gue adalah, “Lebay anjir!” Kemudian gue spontan merespon, “Eh, gue cinta dia ya!”
C I N T A. Ya, gue serius mengatakannya. Gue cinta Mikki. Meskipun Mikki beberapa bulan tinggal sama gue, tapi benar-benar gue cinta sama dia.

Dear Mikki, I hope you can find a way back to home. My home here is your home. I love you.

===

Ditulis sambil meneteskan air mata mendengarkan lagu John Legend – All Of Me.

Advertisements

9 thoughts on “Mikki Hilang

  1. Pingback: Tirai No. 6 | Berbagi Beki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s