Tirai No. 25 – Dua Setengah Tahun (part 1)

CONGRADUTIONS TO MYSELF!

Tulisan kali ini diketik 45 hari setelah wisuda yang diadakan pada tanggal 6 April 2019.

Kenapa baru diabadikan? Errr… kenapa ya? Karena… akhirnya… foto wisuda aku udah jadiiiiii~ Yeay! So… check this out!

Wisuda

Find me if you can!

Fotonya agak blurry ya? Emang! Soalnya ini adalah hasil scan foto hardcopy! Data digital foto ini sepertinya menghilang dan tidak bisa diharapkan lagi. 😦

Anyway. Di posting kali ini aku mau cerita tentang momen favorit aku selama dua setengah tahun kuliah di Institut Teknologi Bandung. Cerita ini akan terbagi menjadi 3 part. So let’s begin with the first part.

Part 1. Genk Single and Very Happy (Genk SVP).

Diawali dengan jalan-jalan ke Dusun Bambu. You guys probably won’t believe it, tapi selama aku tinggal di Bandung dari tahun 2010 sampe 2015, aku ngga pernah satu kalipun main ke Dusun Bambu. Kenapa? Karena ngga kepikiran dan ngga punya temen yang tertarik main ke sana. Akhirnya, alhamdulillah di tahun 2016 itu aku dan teman-teman baruku berkunjung ke Dusun Bambu. Di Dusun Bambu ini banyak kegiatan-kegiatan seperti memanah, naik perahu, dll… yang tentunya perlu merogoh kocek lagi, karena dikenakan biaya di luar tiket masuk.

IMG-20160918-WA0001

Dusun Bambu

Pulang dari Dusun Bambu, kami mampir ke Farm House. Di Farm House ini ada rumah kurcaci kayak di The Lord of The Rings gitu. Terus juga ada hewan-hewan, mulai dari ayam sampe kura-kura. Tempat wisata ini kids friendly dan sangat instagramable!

IMG_1510

Farm House

Setelah main ke Farm House, sebenarnya kami masih lanjut lagi ke Taman Hutan Raya. Tapi sayangnya, ketika di sana, kami ngga sempat foto-foto. Setelah main di Bandung, kami memutuskan main ke Dufan. Yah… Dufan isinya apa sih? Seperti biasalah. Penuh wahana. Penuh juga dengan tawa bahagia karena ada teman baru yang semakin dekat yang menemani. Kalo kata Rahmah, “Teman dengan tingkat kewarasan yang sama!”

IMG_3218

Dufan

Setelah main ke Dufan ini, intensitas salah satu personil Genk SVP ikutan main ke sana kemari jadi berkurang. Jadinya malah lebih sering bertiga aja, hanya aku, Rahmah, dan Rhey. Contohnya ketika kami ke Forest Walk.

DSCF0439

Forest Walk

Atau ketika kami main ke Kota Baru Parahyangan dan ke China Town. Btw, foto-foto ini diambil dari kacamata fotografer handal langganan kami, si Rhey.

DSCF0563

Kota Baru Parahyangan

DSCF0511

China Town

Pernah sih sekali kami mengajak salah satu adik tingkat kami, Jaja namanya, ikut main ke Boscha. Alasannya sih simpel… biar ada yang ngeboncengin Rhey! Soalnya si Rhey ini ngga bisa nyetir motor. Ahahahahha. Di Boscha ini ada observatory untuk mengobservasi bintang ketika malam dan ada ruang presentasi untuk menerangkan hal-hal terkait dengan astronomi. Kalau kalian main ke sini, kalian bakalan bisa ngehirup udara segar Bandung yang seger banget.

DSCF0652

Boscha

Untuk postingan kali ini, cukup segini dulu. Untuk postingan selanjutnya, aku akan ngeshare ttg hepi-hepi bersama penghuni LTRGM. (Apa hayo arti LTRGM itu~)

2 thoughts on “Tirai No. 25 – Dua Setengah Tahun (part 1)

  1. Pingback: Berbagi Beki

  2. Pingback: Tirai No. 28 – Dua Setengah Tahun (Part 3) | Berbagi Beki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s