Tirai No. 35 – A Change of Heart

Pagi ini aku terbangun dari tidurku ketika cahaya matahari menerobos masuk melalui celah tirai jendela kamarku dan sukses membangunkanku dengan kecerahannya. Setelah aku terbangun, seperti biasa, aku keluar rumah untuk menemui kucing liar yang biasa tidur di teras rumahku. Miku namanya.

Sesampainya aku di teras rumahku, alih-alih menemukan Miku, aku justru menemukan pemikiran baru. Bukan menemukan deh… Mungkin lebih tepatnya, aku mengalami perubahan pemikiran… tentang pernikahan.

Tiba-tiba sekali aku berpikir…

Sepertinya menyenangkan ya memiliki keluarga sendiri. Terbangun dari tidur di pagi hari dan memanjakan mata dengan melihat orang yang memberikan rasa nyaman dan aman berada dekat denganku. Apalagi jika ada malaikat kecil yang sedang sibuk mencoba menggigiti kaki kecilnya yang kemudian tersenyum ketika melihat ibunya terbangun. Rasanya aku ingin berkeluarga.

Kemudian realita itu menyeruak masuk…

Mau berkeluarga dengan siapa? Bahkan dengan aku mengompromi/mentolerir beberapa kriteria pasangan hidup yang bukan prinsip, aku tetap bertanya-tanya, apakah ada pria dengan kriteria itu yang mau menikahiku dengan aku yang seperti ini? Iya. Aku meragu. Aku pesimis dan aku minderan.

Tadinya aku ingin menulis post ini dengan nuansa akhir yang penuh optimisme… Ntah kenapa malah berakhir dengan pesimisme. Yaudahlah.

Sincerely yours,
Sitia GEL

2 thoughts on “Tirai No. 35 – A Change of Heart

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s